Materi

Dasar-Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi

Dalam pelajaran kursus akuntansi harus mengenal persamaan dasar. Rumus dasar-dasar akuntansi, Harta= Utang+ Modal. Ini perihal yang sangat dasar yang harus kita pahami. Namanya persamaan, berarti sifatnya udah paten tidak bisa diubah-ubah. Dengan memakai persamaan ini kita dapat memperoleh hasil yang balance. Semacam persamaan Matematika standar yaitu sisi kiri sama ( balance) dengan sisi kanan. Kalau dalam wujud angka menjadi 5= 2+ 3. Bisa juga angkanya berbeda, misalnya seperti:√25=√4+√9, sisi kiri dan kanan wajib tetap sama. Hal ini bila dalam latihan soal terdapat sisi kiri (harta) dan sisi kanan (modal atau utang).

Penggolongan Akun

Account merupakan kumpulan pencatatan transaksi. Misalnya, dalam suatu restoran, manajernya memesan daging ayam untuk bahan baku masakan, orderan itu merupakan account. Terus misalnya restoran menggaji pramusaji, slip gaji itu merupakan account. Tercantum pula kalo pelanggan bayar makanan santapan restoran, struk pembayarannya itu merupakan account.
Account dibagi menjadi 2 tipe, yaitu Account Riil serta Account Nominal. Perbedaannya yaitu account riil, isinya merupakan seluruh account yang hendak jadi komponen penyusun neraca. Jadi apabila anda menyusun neraca, anda hanya berkutat dengan akun- akun riil. Sebaliknya account nominal, isinya merupakan seluruh account yang jadi komponen penataan laporan laba/ rugi. Jadi bila anda ingin menghitung laba/ rugi, anda sebaiknya memahami betul akun-akun nominal.
Account nominal ini masuk pula dalam persamaan. Beban (expenses) terdapat di sisi kiri bersama harta dan pemasukan (revenue) terdapat di sisi kanan bersama utang + modal. Dalam hal ini kita ambil contoh suatu industri. Dalam satu periode (satu tahun) banyak sekali kejadian transaksi misalnya bayar listrik, pajak, beli inventaris, dan lain-lain. Karena banyaknya transaksi yang terjadi maka kita membutuhkan pencatatan transaksi-transaksi tersebut. Oleh sebab itu sebaiknya dikelompokkan menurut bagiannya masing-masing.

BACA JUGA:  Materi Akuntansi Perpajakan dan Contoh Soal Pph 21

Harta (asset)

Menurut anda apa aja yang dikategorikan harta? Kebanyakan orang awam berpikir kalau harta itu berbentuk duit, tetapi sebenarnya wujudnya dapat macam-macam, tidak hanya duit tunai, gedung, mesin, pc, meja sofa, tanah, saham, kendaraan, apalagi pos satpam juga merupakan harta. Konsep golongan dari harta yaitu seluruh kekayaan industri, baik yang kelihatan bentuknya ataupun yang tidak kelihatan yang memiliki nilai tukar uang ataupun dapat dikonversi menjadi uang serta bermanfaat buat industri di masa depan. Kekayaan industri ini masih digolongkan lagi menjadi beberapa bagian.

Harta mudah (current assets)

Kas, piutang usaha, persediaan benda dagangan, peralatan merupakan contoh dari harta mudah/current assets. Contoh account asset adalah :

  • Kas. Harta mudah industri yang terdiri dari duit kertas, duit logam, serta kertas berharga yang sifatnya sama semacam duit. Kas ialah salah satu aktiva yang sangat kilat bisa dikonversikan jadi tipe aktiva lain.
  • Stok benda. Ini umumnya ialah benda yang dibeli dengan tujuan buat dijual kembali, dengan harapan hendak memperoleh laba.
  • Piutang. Ini ialah klaim ataupun tagihan terhadap pihak ketiga yang mencuat sebab terdapatnya sesuatu transaksi.
  • Piutang wesel. Ini ialah piutang yang berbentuk perjanjian tertulis yang dikirim dari debitur kepada kreditur buat membayar beberapa duit yang tercantum dalam pesan perjanjian tersebut pada waktu tertentu di masa yang hendak tiba.
  • Perlengkapan. Segala peralatan yang dipakai demi kelancaran usaha, yang sifatnya habis dipakai, semacam, pulpen, spidol, kertas, dll.
  • Dibayar di muka. Ini ialah perihal yang dibayar secara langsung pada dini periode buat jangka waktu tertentu.
  • Surat berharga. Pesan berharga ataupun saham ialah kepemilikan saham ataupun obligasi industri lain yang bertabiat sedangkan, yang sewaktu- waktu bisa dijual kembali.

Harta senantiasa (fixed assets)

Kata “senantiasa” pada harta senantiasa maksudnya:

  • ada bentuknya
  • dipake lebih dari 1 tahun
  • untuk aktivitas operasional perusahaan
  • tidak buat dijual
  • biasanya mahal

Dapat diambil sebagai contoh ialah gedung, mesin (perlengkapan), kendaraan operasional industri, tanah, dll. Bila peralatan tersebut belum pernah dioperasionalkan, maka tidak dapat dikelompokan dalam account harta senantiasa sebab belum digunakan untuk aktivitas industri. Setiap tahun harta senantiasa menurun nilainya (depresiasi). Tetapi, hal ini tidak berlaku untuk harta senantiasa yang berbentuk tanah.
Gedung adalah contoh harta senantiasa.
Suatu industri membeli mobil untuk kegiatan operasional. Hal ini termasuk dalam harta, tetapi sehabis 5 tahun, mobil tersebut sudah mulai rusak, akinya udah soak serta suara mesinnya sudah tidak bagus, hal ini disebut dengan umur ekonomis, yaitu jangka waktu harta telah mulai tidak menguntungkan secara ekonomis. Setelah umur 10 tahun mobil tersebut sudah mati total, hal inilah yang disebut umur teknis, yaitu jangka waktu dari beli hingga tidak dapat digunakan lagi secara teknis. Kesimpulannya usia teknis lebih lama dibandingkan usia ekonomis.

BACA JUGA:  Apa sih Brevet A, B, dan C itu?

Harta tidak berwujud (intangible assets)

Sebagai contoh merk Zenius Education. Disebut tidak berwujud karena harta ini memanglah tidak ada bentuknya, berbeda dengan mobil yang bisa dijalankan, mesin yang beroperasi serta gedung bisa dihuni. Contoh lain dari harta tidak berwujud adalah franchise ataupun waralaba (hak buat mengkomersilkan metode ataupun formula dari industri lain) serta goodwill (keunggulan industri semacam produk yang bermutu serta posisi yang strategis). Hak paten serta hak cipta mengalami penyusutan tiap tahun, didalam akuntansi ini disebut amortisasi
Merk dagang Zenius, contoh harta tidak berwujud.

Utang ataupun Kewajiban (liabilities)

Salah satu sumber kekayaan industri berasal dari orang- orang yang memberi pinjaman (kreditur) sehingga akun- akunya berbentuk jenis-jenis utang.

Utang lancar

Seperti halnya harta lancar, utang lancar maksudnya harus dilunasi dalam jangka waktu kurang dari 1 tahun. Hal ini mengapa nama lain dari utang lancar adalah utang jangka pendek. Contoh utang lancar yaitu :

  • Utang usaha. Utang yang umumnya disebabkan industri membeli benda dengan carakredit.
  • Beban yang masih wajib dibayar. Intinya sih, industri pake khasiat duluan tetapi belum bayar kaya utang pendapatan. Industri kan udah bisa khasiat dari karyawan yang berangkat tiap hari tetapi industri baru akan dibayar akhir bulan.
  • Pendapatan diterima dimuka. Kalau yang seperti ini industri menerima uang dahulu baru mengerjakannya. Industri memiliki utang ke klien untuk mengerjakan pesanannya.

Utang jangka panjang

Ini merupakan utang yang pelunasannya lebih dari 1 tahun, biasanya di atas 3 tahun. Contohnya:

  • Utang obligasi. Hal ini merupakan utang yang dilakukan suatu industri dalam membeli surat obligasi.
  • Utang hipotek. Hal ini merupakan utang yang dilakukan menggunakan jaminan. Meminjam uang di bank menggunakan jaminan (misalnya bangunan), bila tidak dapat membayar, hingga bank berhak untuk menyita jaminan tersebut sebagai ganti utangnya.
BACA JUGA:  Materi Akuntansi Perpajakan dan Contoh Soal Pph 21

Modal( equity)

Seperti harta, modal itu bentuknya bukan cuma berwujud uang. Seluruh sesuatu yang dipunyai suatu industri yang mendukung kinerja serta jalannya industri tersebut itu terkategori modal. Tidak hanya uang tunai tetapi dapat pula berbentuk tempat usaha, mesin, pc, dan lain-lain. Sumber modal dikategorikan 2 bagian yaitu :

  • Modal internal, ataupun modal yang didapatkan sendiri, dapat dari hasil keuntungan, ataupun sudah dimiliki individu dari awal.
  • Modal eksternal, ialah modal yang didapatkan dari sumber luar, semacam pinjaman bank.

Pemasukan( revenue)

Sebab ini terkategori account nominal, umumnya pemasukan ini perputarannya cepat. Pemasukan itu merupakan nominal yang didapatkan oleh suatu industri dari hasil penjualan benda ataupun jasa. Pemasukan dapat pula didapat dari sewa ataupun bunga. Kalo industri menyewakan tempatnya tentu akan mendapatkan uang dan itu masuk dalam pemasukan (sewa) ataupun kalo industri meminjamkan uang ke pihak lain dan mendapatkan bunga itu disebut juga pemasukan (bunga). Jadi, pemasukan bisa berasal dari aktivitas usaha seperti jual-beli benda dagangan serta pemasukan dari luar usaha pendapatan sewa dan pemasukan bunga.

Beban( expense)

Ini kebalikan dari pemasukan. Seluruh nominal yang dikeluarin suatu industri buat melaksanakan usaha disebut beban. Contohnya :

  • Beban gaji ialah beban untuk membayar gaji karyawan suatu perusahaan
  • Beban sewa, misalnya untuk membayar sewa gedung ataupun alat
  • Beban bunga, ialah beban industri untuk membayar bunga, semacam bunga utang bank.

Pengin kursus akuntansi lebih dalam lagi? yuk buruan daftar di PRAKTISI atau telp 0274-2840815 / WA 081915529089 dijamin anda pasti mahir.