blog

Akuntansi Perpajakan – 081915529089

Pengertian akuntansi perpajakan adalah suatu teknik mencatat, mengihtisarkan, menggolongkan serta menafsirkan sebuah transaksi-transaksi finansial yang dikerjakan oleh perusahaan yang bertujuan menentukan jumlah total penghasilan kena pajak.

Definis lain dari akuntansi perpajakan ialah sebuah seni dalam menggolongkan, mencatat, mengihtisarkan serta menafsirkan suatu transaksi-transaksi finansial yang dikerjakan oleh suatu perusahaan untuk menentukan jumlah total penghasilan kena pajak (penghasilan yang dipergunakan untuk dasar penetapan beban dan pajak penghasilan yang terutang) yang diperoleh dalam suatu tahun pajak untuk digunakan sebagai dasar penetapan beban dan/atau pajak suatu penghasilan yang terutang perusahaan sebagai wajib pajak. Wajib Pajak disini meliputi dari Wajib Pajak Badan dan Wajib Pajak Orang Pribadi.

1. Fungsi Akuntansi Perpajakan

Fungsi akuntansi pajak cukup penting di dalam suatu instansi perusahaan, karena bila salah dalam penentuan pajak maka akibat yang ditanggung adalah dicabutnya ijin usahanya. Berikut ini fungsi atau peran akuntansi perpajakan adalah:

  • Menentukan strategi perpajakan yang akan diambil oleh perusahaan. Strateginya yang diambil adalah positif dan tidak melakukan kecurangan / penggelapan pajak.
  • Menganalisa dan memprediksi nilai potensi pajak yang akan ditanggung oleh perusahaan di masa depan.
  • Mempraktekkan akuntansi dalam setiap kegiatan perusahaan dan menyajikannya dalam satu bentuk informasi laporan keuangan fiskal maupun dalam bentuk laporan keuangan komersial.
  • Mendokumentasikan perpajakan dengan baik dan benar untuk dijadikan bahan evaluasi.

2. Sifat Akuntansi Perpajakan

  • Pajak adalah iuran masyarakat pada pemerintah yang sifatnya dipaksakan dalam pembayarannya. Pemaksaan inilah yang sering terjadi saat petugas pajak berlaku seenaknya sendiri atau tidak berlaku adil dalam melakukan sebuah kewajibannya. Hal ini dikarenakan dengan banyaknya wajib pajak yang tidak patuh pada kewajibannya dalam membayar pajak yang sebagaimana mestinya. Bisa juga disebabkan karena adanya kekeliruan saat dalam mencatat transaksi terutama yang berhubungan pada perpajakan.
  • Pajak yaitu sebuah alat yang dipergunakan dalam membiayai suatu beban atau pengeluaran pemerintah di mana pemerintah bisa menggunakan pajak ini sebagai sumber kegiatan operasional pemerintahan.
  • Wajib pajak tidak memperoleh suatu imbalan jasa secara langsung tetapi wajib pajak memperoleh suatu perlindungan dari negaranya yaitu memperoleh sebuah layanan sesuai dengan haknya.
  • Pajak berfungsi dalam mengatur segala aspek ekonomi, sosial dan budaya.
BACA JUGA:  Kursus Akuntansi Purwokerto

Prinsip Akuntansi Perpajakan

Prinsip yang terdapat dalam akuntansi pajak yaitu sebagai berikut:

a.     Kesatuan Akuntansi

Perusahaan dianggap satu kesatuan ekonomi yang terpisah dengan suatu pihak-pihak yang berhubungan dengan suatu sumber-sumber perusahaan.

b.     Kesinambungan

Suatu entitas ekonomi diartikan akan terus menerus melanjutkan sebuah usahanya dan tidak akan dihilangkan/dibubarkan.

c.      Harga Pertukaran Obyektif

Pada prinsip harga pertukaran obyektif ini bahwa transaksi keuangan harus dinyatakan dengan nilai uang. Obyektif ini berarti sebagai berikut:

  • tidak dipengaruhi oleh adanya sebuah hubungan yang istimewa
  • dapat diuji oleh pihak independen,
  • tidak terdapat transfer pricing
  • tidak terdapat mark-up, tidak ada KKN, dan lain sebagainya.

d.     Konsistensi

Prinsip konsisten disini bahwa penggunaan metode dalam suatu pembukuan tidak boleh berubah-ubah/berganti. Misalnya :

  • Pada penentuan tahun buku
  • Pada perhitungan penyusutan
  • Pada perhitungan persediaan
  • Pada pengakuan nilai kurs valuta asing

Hubungan Akuntansi Pajak dengan Akuntansi Komersial

Akuntansi keuangan adalah kegiatan jasa yang menyediakan info keuangan dalam pengambilan keputusan. Informasi yang disediakan pada suatu proses akuntansi dibutuhkan oleh setiap satuan usaha dalam mengetahui posisi dan hasil usahanya. Sehingga tujuan akuntansi komersial yaitu salah satunya menyediakan laporan keuangan pada manajemen juga pihak-pihak eksternal yang membutuhkan.

Akuntansi pajak adalah bagian dari akuntansi keuangan yang memprioritaskan pada penataan surat pemberitahuan pajak (SPT) dan pertimbangan konsekuensi perpajakan pada transaksi atau kegiatan perusahaan. Dalam definisi lain akuntansi pajak adalah sebagai berikut:

  1. Akuntansi pajak secara khusus memaparkan laporan keuangan dan info lain pada administrasi pajak. Pemaparan itu sebagai pemenuhan kewajiban perpajakan (tax compliance). Meskipun secara teknis proses pemaparan laporan tidak diatur secara detail pada ketentuan perpajakan, pengukuran juga penilaian atas suatu fakta sangat dipengaruhi oleh ketentuan perpajakan.
  2. Ketentuan perpajakan yaitu produk lembaga legislatif yang mengikat semua anggota masyarakat termasuk juga profesi akuntan. Sehingga apabila terjadi ketidakcocokan antara ketentuan perpajakan dan praktek akuntansi, maka Undang-undang Perpajakan mempunyai prioritas guna dipatuhi di atas praktek dan kewajaran
BACA JUGA:  4 Pekerjaan setelah lulus di kursus akuntansi

Secara garis besar, akuntansi komersial disusun dan dipaparkan berdasarkan Standar yang berlaku umum, yakni Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Tetapi demi kepentingan perpajakan, akuntansi komersial harus dicocokkan dengan aturan perpajakan yang sudah berlaku di Indonesia. Sehingga bila terjadi perbedaan antara ketentuan akuntansi dan ketentuan pajak, maka guna kepentingan perhitungan, pembayaran dan pelaporan pajak, Undang-Undang dan ketentuan Perpajakan mempunyai prioritas untuk dipatuhi.