InformasiTeknologi

Akuntansi Pajak Jogja

Pengertian Akuntansi Pajak

Akuntansi Pajak Jogja – Akuntansi pajak mengacu pada aturan yang digunakan untuk menghasilkan aset dan kewajiban pajak dalam catatan akuntansi bisnis atau individu. Akuntansi pajak berasal dari Internal Revenue Code (IRC), bukan dari salah satu kerangka kerja akuntansi , seperti GAAP atau IFRS . Akuntansi pajak dapat menghasilkan pembentukan angka penghasilan kena pajak yang berbeda dari angka pendapatan yang dilaporkan pada laporan laba rugi entitas . Alasan perbedaannya adalah bahwa aturan pajak dapat mempercepat atau menunda pengakuan biaya tertentu yang biasanya diakui dalam periode pelaporan. Perbedaan ini bersifat sementara, karena aset pada akhirnya akan dipulihkan dan liabilitas diselesaikan, pada saat dimana perbedaan tersebut akan berakhir.

Apakah perbedaan temporer itu?

Perbedaan yang menghasilkan jumlah kena pajak dalam periode selanjutnya disebut sebagai perbedaan temporer kena pajak, sedangkan perbedaan temporer yang menghasilkan jumlah yang dapat dikurangkan dalam periode selanjutnya disebut sebagai perbedaan temporer yang dapat dikurangkan. Contoh perbedaan temporer adalah:

  • Pendapatan atau keuntungan yang dikenakan pajak baik sebelum atau setelah mereka diakui dalam laporan keuangan . Misalnya, penyisihan piutang ragu-ragu mungkin tidak dapat langsung dikurangkan dari pajak, tetapi harus ditunda sampai piutang tertentu dinyatakan sebagai kredit macet .
  • Pengeluaran atau kerugian yang dapat dikurangkan dari pajak sebelum atau setelah diakui dalam laporan keuangan. Sebagai contoh, beberapa aset tetap dapat dikurangkan dari pajak sekaligus, tetapi hanya dapat dikenali melalui penyusutan jangka panjang dalam laporan keuangan.
  • Aset yang basis pajaknya dikurangi oleh kredit pajak investasi.

Akuntansi pajak esensial berasal dari kebutuhan untuk mengenali dua hal yaitu:

  • Tahun saat ini. Pengakuan liabilitas pajak atau aset pajak, berdasarkan estimasi jumlah pajak penghasilan yang harus dibayar atau dapat dikembalikan untuk tahun berjalan.
  • Tahun yang akan datang. Pengakuan liabilitas pajak tangguhan atau aset pajak, berdasarkan taksiran dampak di tahun-tahun mendatang atas perbedaan yang timbul dalam kontrak dan perbedaan temporer.
BACA JUGA:  Kursus Akuntansi Cilegon

Akuntansi umum untuk pajak penghasilan

Berdasarkan poin sebelumnya, akuntansi umum untuk pajak penghasilan adalah:

  1. Membuat kewajiban pajak untuk taksiran hutang pajak, dan / atau membuat aset pajak untuk pengembalian pajak, yang terkait dengan tahun berjalan atau tahun-tahun sebelumnya.
  2. Membuat kewajiban pajak tangguhan untuk taksiran hutang pajak masa depan, dan / atau buat aset pajak tangguhan untuk taksiran pengembalian pajak masa depan, yang dapat dikaitkan dengan perbedaan temporer dan barang bawaan.
  3. Menghitung total biaya pajak penghasilan dalam periode tersebut.

Apakah anda tertarik dengan akuntansi pajak? Segera hubungi kami DISINI dijamin akan menjadi seorang ahli akuntansi pajak.